Webmail |  Berita |  Agenda |  Pengumuman |  Artikel |  Video

Mahasiswa STT Walter Post Jayapura Presentasikan Laporan PPL, Soroti Berbagai Tantangan Pelayanan Ge

19 Juni 2026
13:03:55 WIB

Jayapura, 3 Mei 2026 – Sekolah Tinggi Teologi (STT) Walter Post Jayapura menyelenggarakan kegiatan Presentasi Laporan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bagi mahasiswa pada tanggal 2–3 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus ini diikuti oleh 30 mahasiswa yang telah menyelesaikan masa praktik pelayanan di berbagai gereja dan lembaga pelayanan. Presentasi dilaksanakan setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIT dan berlangsung dengan tertib serta lancar.

Kegiatan presentasi laporan PPL merupakan bagian integral dari proses pembelajaran yang bertujuan untuk mengevaluasi pengalaman pelayanan mahasiswa sekaligus mengintegrasikan teori yang diperoleh di ruang kuliah dengan realitas pelayanan di lapangan. Melalui forum ini, mahasiswa memaparkan hasil pelayanan, temuan lapangan, serta refleksi teologis yang diperoleh selama menjalani praktik.

Dalam pemaparan laporan, para mahasiswa tidak hanya menyampaikan berbagai kegiatan pelayanan yang telah mereka lakukan, tetapi juga mengidentifikasi sejumlah persoalan yang dihadapi oleh jemaat dan masyarakat di wilayah pelayanan masing-masing. Temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa gereja masih diperhadapkan pada berbagai tantangan yang memerlukan perhatian serius dari para pelayan dan pemimpin gereja.

Pada aspek internal, mahasiswa menemukan beberapa persoalan yang cukup dominan, antara lain pelayanan pastoral yang belum berjalan secara optimal, sistem administrasi dan manajemen jemaat yang memerlukan pembenahan, serta konflik internal yang muncul akibat perbedaan pandangan dan kepentingan di antara anggota jemaat maupun para pelayan gereja. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi efektivitas pelayanan dan pertumbuhan jemaat apabila tidak ditangani secara bijaksana dan berkelanjutan.

Sementara itu, pada aspek eksternal, mahasiswa melaporkan adanya tantangan yang semakin kompleks, seperti munculnya berbagai ajaran baru yang berpotensi memengaruhi pemahaman iman jemaat, kondisi pengungsi yang belum mendapatkan pelayanan pastoral dan sosial secara memadai, praktik diskriminasi dalam kehidupan bermasyarakat, serta berbagai persoalan yang berkaitan dengan pengabaian hak-hak masyarakat adat. Temuan ini menunjukkan bahwa gereja tidak hanya dipanggil untuk melayani kebutuhan rohani jemaat, tetapi juga perlu hadir secara nyata dalam merespons persoalan-persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Ketua STT Walter Post Jayapura dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kesungguhan para mahasiswa dalam menjalani praktik pelayanan dan menyusun laporan yang komprehensif. Menurutnya, kegiatan PPL menjadi sarana penting untuk membentuk karakter, kompetensi, dan kepekaan pelayanan mahasiswa.

"Melalui Praktik Pengalaman Lapangan, mahasiswa belajar memahami realitas pelayanan gereja secara langsung. Mereka tidak hanya mengaplikasikan pengetahuan teologis yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar mengenali kebutuhan jemaat dan masyarakat secara lebih mendalam. Temuan-temuan yang dipresentasikan menunjukkan bahwa gereja masih memiliki banyak ruang untuk bertumbuh dan meningkatkan kualitas pelayanannya," ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Program Studi menegaskan bahwa presentasi laporan PPL merupakan wadah akademik yang penting untuk melatih kemampuan analisis dan refleksi mahasiswa terhadap berbagai dinamika pelayanan gerejawi.

"Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama PPL dapat membentuk mahasiswa menjadi pelayan Tuhan yang memiliki kompetensi akademik, integritas spiritual, dan kepekaan sosial. Gereja membutuhkan pemimpin yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan dasar iman yang kokoh," ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, STT Walter Post Jayapura terus berkomitmen mempersiapkan mahasiswa sebagai pelayan gereja yang mampu mengintegrasikan pengetahuan teologi dengan kebutuhan nyata jemaat dan masyarakat. Presentasi laporan PPL Tahun 2026 menjadi bukti bahwa proses pendidikan teologi tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada pembentukan kapasitas pelayanan yang relevan, kontekstual, dan transformatif.

Kegiatan presentasi laporan PPL Tahun 2026 ditutup dengan sesi evaluasi dan masukan dari para dosen pembimbing sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan dan pembelajaran bagi mahasiswa di masa mendatang.

File Terbaru

Facebook Fanpage

TAUTAN EKSTERNAL